Usut Kasus Ahok, Polisi Periksa Telepon Seluler Buni Yani

Liputansaku.com – Buni yani menjalani pemeriksaan  di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri sebagai saksi dalam kasus dugaan penisataan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Nin aktif Basuki Tjahya purnama alian Ahok, hari Kamis 10 November 2016. Buni yang tiba sekitar pukul 09.30 WIB baru kluar setelah pemeriksaan selama tujuh jam.

Pengacara Buni Yani, Aldwian Rahadian, tekait pada pemeriksaan hari ini. “sebetulnya pemeriksaan ini klarifikasi karena namanya disebut dalam pemeriksaan sebelumnya, termasuk oleh Pak Ahok. Mungkinm ad yang menyalahkan juga, “ujarnya kepada wartawan, Kamis, 10 November 2016.

Aldwian mengatakan Buni Yani ditanya bebrapa pertanyaan oleh penyidik. “Apakah betul Buni mengedit Video?” ujarnya. “Hal itu digali terus oleh penyidik.”

Menurut Aldwian, kepada penyidik, Buni mengaku tidak mengedit video Ahok berdurasi 31detik itu.

Soal teks yang menyertai video itu, Aldwian mengatakan , keteranagan dalam video itu adalah murni pendapat pribadi pengunggah. Aldwian menjelaskan, teks itu bukan lah transkrip video. Jika itu transkrip harus sesuai dengan rekaman. Dalam video yang di unggah Buni, dia menambahkan kalimat.

— PENISTAAN TERHDAP AGAMA? “bapak-IBu [pemilih muslim] … dibohongin surat Al Maidah 51” ….[dan] “masuk Neraka [juga bapak-Ibu] dibodohi.” Kelihatannya akan terjadi sesuatu yang kurang baik dengan video ini.–

Aldwian mengatakan, Buni menunjukan video yang di unggahnya. “Dan Pak Buni sudah memperlihatkan bukti bahwa dia mendowload melalui hand Phone nya. Hp-nya di periksa oleh penyidik, merknya di lihat terus ada folder download diperiksa,” ujarnya. “Ada buktinya. Jadi Insya Allah clear.”

Aldwian juga menjelaskan alasan Buni Yani mengunngah video itu, karena dulu memiliki latar belakang sebagai wartawan. “Kenapa mengupload? Beliau ini ingin mengajak diskusi netizen, karena ada pernyataan yang di anggap sensitif dalam video itu. Pejabat publik menyatakan sesuatu yang sensitif bisa membuat ramai, “Makanya dia bilang ini penistaan Agama?’ Nah begitu.

 

Sember : (Tempo.co)