Usai Bawa CLS Knights Pecahkan Rekor, Douglas Fokus Hadapi Formosa

LiputanDoku.com – Pemain impor anyar BTN CLS Knights Indonesia, Douglas Herring Jr , turut andil dalam membawa timnya memecahkan rekor three point saat mengalahkan Macau Black Bears 105-78, Senin (13/1/2019).

Dalam lanjutan ASEAN Basketball League ( ABL ) 2018/2019 tersebut, Douglas yang baru memperkuat CLS di awal 2019, mencetak sembilan poin, lima rebounds, dan 19 assist.

Torehan assist yang dikemas point guard asal Amerika Serikat itu menjadi kunci keberhasilan CLS Knights mengukuhkan diri sebagai tim ABL pertama yang mampu mengemas 22 three point dalam satu laga.

Douglas mengaku senang kehadirannya di tim bisa membawa CLS Knights mengukir sejarah di ABL.

Meski 19 assists bukanlah rekor terbaiknya, mantan pemain London Lighting itu tetap gembira dengan penampilannya.

“Setelah tiga game terakhir, kita terus berkembang. Kemarin pertandingan yang sangat bagus, kami bisa mencetak rekor three point di ABL dan saya bisa mengemas 19 assists, walaupun dua tahun lalu saat saya bermain di Liga Kanada, saya bisa melepaskan 22 assists,” ujar Douglas dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (15/1/2019).

CLS Knights sendiri akan kembali bermain dalam lanjutan ABL 2018/2019. Klub asal kota Surabaya itu akan menghadapi Formosa Dreamers yang pada 5 Januari lalu gagal mereka taklukan.

Menghadapi klub tangguh asal Taiwan tersebut, Douglas Herring meminta para pemain melupakan euforia dua kemenangan beruntun. Laga menghadapi Formosa merupakan fokus utama.

“Tapi pertandingan kemarin sudah berlalu, selanjutnya kita harus fokus untuk bisa meraih kemenangan lagi,” tukas Douglas yang datang ke CLS Knights menggantikan posisi Montoya Brandon.

Laga CLS Knights Indonesia menghadapi Formosa Dreamers akan berlangsung di GOR Kertajaya, Surabaya, Jawa Timur pada, Rabu (16/1/2019).

NB : Berita ini dibuat oleh LiputanDoku.com hanya untuk membantu dan memudahkan pembaca untuk melakukan Bettingan Bola. DetikDoku.com dengan tidak bertanggung jawab atas kekalahan yang terjadi baik material maupun non material dan semua itu sepenuhnya adalah tanggung jawab masing – masing pemain.