Tottenham Hotspur Main Kurang Berbahaya Saat Dibekuk Manchester United

Penggawa Tottenham Hotspur, Christina Eriksen, mengatakan bahwa timnya bermain kurang apik kala dibekuk Manchester United.

“Kami kurang berbahaya dibandingkan beberapa pertandingan sebelumnya, terutama ketika menyerang kami banyak kekurangan,” ujar Eriksen kepada Sky Sports News.

Eriksen mengaku kecewa timnya tidak mampu memanfaatkan momentum kala menghadapi Setan Merah.

“Kami ingin lebih. Ini merupakan kekecewaan yang besar dalam hasil akhir,” tambah Eriksen.

Setelah tiga laga terakhir hanya mengantongi satu angka, Manchester United akhirnya meraih kemenangan sempurna atas Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League di Old Trafford, Minggu (11/12/2016).

Klub berjuluk The Red Devils menang dengan skor tipis 1-0 yang dicetak gelandang serang Hendrikh Mkhitaryan.

Ini menjadi gol pertama bagi mantan bintang Borussia Dortmund tersebut.

Mkhitaryan mencetak gol pada babak pertama tepatnya menit ke-29.

Diawali pergerakan Ander Herrera di lini tengah yang kemudian mengirim bola terobosan.

Mkhitaryan berhasil lolos dari perangkap offside lalu mendorong bola maju sampai masuk ke kotak penalti.

Melihat ruang ada ruang tembak, Mkhitaryan lantas melepas tembakan keras yang bersarang ke pojok kanan.

Sementara kubu tim tamu, Spurs sejatinya lebih banyak memperoleh peluang.

Skuat besutan Mauricio Pochettino itu menorehkan lebih dari 50 persen serangan ketimbang Manchester United.

Aksi megabintangnya Dele Alli bersama penggawa asal Korea Selatan Son Heung-Min kerap menjadi ancaman bagi pertahanan Setan Merah.

Sayangnya aksi gemilang David De Gea di bawah mistar gawang sanggup menjaga kesucian gawang dari ancaman tersebut.

Tambahan tiga poin membuat Manchester United telah mengumpulkan 24 poin, sedangkan Spurs tetap duduk di atas MU dengan 27 angka.

Sumber : tribunnews