Top 3: Wajah Sedih Ahok dan Pelukan Hangat Kakak Angkat Berhijab

Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mendapat dukungan dari keluarga saat menjalani sidang perdana dugaan penistaan agama yang digelar di gedung bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sambil menangis, sang kakak angkat, Nana Riwayatie memeluk Ahok dan memintanya untuk tetap tabah dan menerima cobaan yang tengah dihadapi.

Hingga malam ini berita tersebut paling banyak menyita perhatian pembaca Liputan6.com, terutama di kanal News. Selain itu, isi nota keberatan Ahok juga tak kalah diburu.

Berikut berita-berita terpopuler yang terangkum dalam Top 3 News:

1. Kakak Angkat Berhijab Peluk Ahok Sambil Menangis Usai Sidang

Usai sidang perdana kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pergi ke ruang mediasi di gedung eks Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Di sana, kakak angkatnya, Nana Riwayatie, menunggu.

Nana memeluk Ahok dari belakang ketika gubernur nonaktif DKI Jakarta itu tengah duduk. Keduanya terlihat sangat sedih usai menjalani sidang perdana ini.

“Saya terharu lihat adik saya digituin. Kami berdua ingat orangtua kami,” ujar Nana kepada Liputan6.com di Jakarta, Selasa (13/12/2016).

“Ingat pesan orangtua, kalau jujur harus berani dan amanah,” kata dia.

Selengkapnya…

2. Isi Lengkap Nota Keberatan Ahok dalam Persidangan

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meneteskan air mata saat membacakan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan penistaan agama yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum.

Ahok mulai menangis saat teringat orangtua angkatnya yang muslim. Dia menceritakan tumbuh kembangnya di keluarga muslim. Dia diangkat anak oleh Andi Baso Amier, yang tak lain adalah mantan Bupati Bone, tahun 1967 sampai tahun 1970.

“Ayah saya dengan ayah angkat saya, bersumpah untuk menjadi saudara sampai akhir hayatnya. Kecintaan kedua orangtua angkat saya kepada saya, sangat berbekas, pada diri saya, sampai dengan hari ini,” tutur Ahok.

Berikut isi lengkap Nota Keberatan Ahok yang dibacakan Ahok dalam persidangan:

Selengkapnya…

3. Dampingi Sidang Ahok, Ini Tugas Puluhan Pengacara

Pria yang akrab disapa Ahok itu didampingi 80 pengacara, saat bersidang di gedung bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sebanyak 80 pengacara tersebut, diberi nama tim Advokasi Bhineka Tunggal Ika, yang diketuai Sirra Prayuna.

Dia menjelaskan, 60 pengacara lain, akan menghimpun berbagai informasi, data dan fakta terkait peristiwa 27 September 2016 di Kepulauan Seribu. Selain itu, melakukan verifikasi dan validasi data baik bukti surat tertulis, maupun keterangan saksi dan ahli.

Sumber : liputan6