Toko Buddha Internasional Puji Kerukunan Beragama di Indonesia

Ilustrasi. Diorama patung Buddha di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Juawa Timur, Rabu (27/5/2015). Patung Buddha setinggi 12 meter yang terbuat dari stryrofoam tersebutdi pamerkan untuk memperingati hari raya Waisak. (ANTARA FOTO/Hermanto Derwantoro)

Liputansaku.com, Medan – Toko umat Buddha Internasional Passang Rinpoche memuji keharminisan dan kerukunan umat bragama beragama yang ada di Indonesia.

Pujian itu disampaikannya ketika memberikan “dhama talk” atau wejangan dalam doa bersama umat buddha Nusantara di lapangan eks Bandara polonia Medan, Sabtu malam.

Menurut Passang Rinpoche, bentuk kerukunan itu terlihat dari banyaknya umat dari agama lain yang bersedia hadir dan memeriahkan kegiatahn yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Bahkan, ia mengaku kagum karena kegiatan karena kegiatan tersebut juga dibuka Menteri Agama Lukman Hakin Syaifudin, dan dihadiri tokoh-tokoh ternama seperti Gubernur Sumatra Utara HT Erry Nurhadi, sejumlah anggota DPR RI,  Tokoh masyarakat, dan toko dari berbagai Agama.

“Itu merupakan gambaran bahwa disini (INDONESIA) umat beragama saling menghormati,” katanya melalui penerjemah bahasa.

Ia juga memuji kekompakkan umat buddha di Indonesia yang hadir hingga ribuan orang untuk mengikuti doa bersama itu meski berasal dari berbagai aliran.

Kekompakkan dan kerukunan beragama tersebut menyebabkan umat Buddha dari berbagai daerah, bahkan dari Tiongkok, Malaysia, dan singapura untuk hadir guna meramaikan dia bersama.

“Ini bukti kegiatan ini memiliki makna yang sangat besar, “katanya.

Kegiatan besar seperti doa bersama tersebut mungkin dianggap seperti sebuah pesta jika dilihat aspek keramaian dan kemeriahan acara.

Namusn substansi ari kegiatan itu adalah pesan agar antara Agama perlusaling menghargai dan saling mendoakan agar kehidupan sejahtera.

“Kalau bisa hidup saling menghargai, hidup akan menjadi aman,”Passang Rinpoche.

Usai dhamma talk tersebut, dilakukan doa bersama yang dipimpin sejumlah bikhu dan diikuti dari 10ribu umat buddha.

Ketua Panitia Doa Bersama Umat Buddha Nusantara Sutrisno mengatakan, isi doa tersebut berkaitan dengan kemajuan bangsa Indonesia agar terhindar dari segala bencana sesuai tema kegiatan “Untuk Negriku Tercinta”.

 

 

Sumber : Line today