Rupiah baru dituding mirip Yuan, ini jawaban Deputi Gubernur BI

Bank Indonesia (BI) baru saja meluncurkan satu seri uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016 yang terdiri dari 7 pecahan uang Rupiah kertas dan 4 pecahan uang Rupiah logam dengan gambar pahlawan.

Dalam acara peluncuran, Presiden Jokowi mengatakan, Rupiah merupakan ciri khas dan identitas Indonesia. Maka dia meminta semua pihak untuk menjaga martabat dan kedaulatan Rupiah di Indonesia dan di seluruh dunia.

“Dan dalam setiap lembar Rupiah kita tampilkan gambar pahlawan nasional, tari nusantara, dan pemandangan alam sebagai wujud budaya dan karakteristik bangsa,” kata Presiden Jokowi.

Baru sehari diluncurkan, uang NKRI ini ramai dibicarakan di masyarakat dan media sosial. Salah satunya Rupiah dituding mirip dengan Yuan.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara tak banyak bicara mengenai hal ini. Dia hanya mengingatkan agar mengutip perkataan Presiden Joko Widodo yang tak ingin ada gosip tentang Rupiah.

“Selalu menggunakan Rupiah setiap kali bertransaksi di dalam negeri. Menjaga wibawa Rupiah dengan tidak menyebar gosip tentang Rupiah. Menyimpan Rupiah dalam tabungan,” kutipan Jokowi yang diberikan Mirza kepada merdeka.com di Jakarta, Selasa (20/12).

Tak hanya itu, Mirza juga memberi foto yang menggambarkan perbedaan Rupiah dengan mata uang negara lainnya. Terlihat jelas perbedaan mata uang setiap negara.

Sumber : merdeka.com