Pesan Butet Kertaradjasa di Kampanye Akbar Ahok – Djarot

Konser Gue 2, yang merupakan kampanye akbar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tak hanya diramaikan oleh pertunjukan musi. Namun juga  penampilan Budayawan Kertarajasa yang membacakan pantun jenaka.

Sebelum membacakan pantunnya, Butet berpesan agar kampanye tidak harus dilakukan untuk saling menyerang paslon lain. “Kampanye boleh tapi tetap jenaka, inilah pantun untuk Jakarta,” ucap Butet di Konser Gue 2 di Lapangan Ex-Golf Driving Senayan, Jakarta, Sabtu (4/2/2017).

Pantun yang dibacakan oleh Butet menyuarakan dukungan untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI, Ahok-Djarot. “Menguras banjir janganlah memakai panci, mengurus banjir janganlah memakai fantasi. Yang lain masih berjanji, ahok djarot sudah berikan bukti,” kata Butet.

Selain Butet, calon Gubernur DKI Jakarta Ahok juga turut tampil di acara tersebut. Mantan Bupati Belitung Timur itu menyampaikan pidatonya.

“Kita jadikan Jakarta 5 tahun ke depan sejajar dengan kota-kota dunia lainnya. Yang penting biaya hidup kita murah,” ujar Ahok.

Tak ketinggalan, pasangan Ahok dalam Pilkada kali ini, Djarot juga menyampaikan pidatonya. Ia meminta meminta warga mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta 2017 yaitu 15 Februari. Dia meminta warga mengamankan jalannya masa pencoblosan.

“Ibu, bapak, saudara. Sejarah akan mencatat, apa yang telah kalian semua lakukan di Jakarta. Oleh karena itu, kami titip, amankan TPS kalian semua. Amankan RT RW kalian semua. Amankan kelurahan kita semua untuk kemenangan kita semua,” Djarot menandaskan.

Sumber : liputan6