Personel Pengamanan Natal dan Tahun Baru Ditambah

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (tengah) memberikan pengarahan kepada unit "Brimob" sambil memeriksa pasukan saat apel pengamanan menjelang Natal dan perayaan Tahun Baru di Monumen Nasional di Jakarta, 22 Desember 2016. AP

Liputansaku.com, Jakarta – Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan bahwa jumlah personel Operasi Lilin tahun ini akan lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 150 ribu. Total, ada 155 ribu personel yang akan diterjunkan untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru.

“Jadi, ada peningkatan sedikit,” ujar Tito saat dicegat di Istana Kepresidenan, Kamis, 22 Desember 2016.

Tito melanjutkan, dari 155 ribu personel itu, pihaknya akan mengambil porsi 85 ribu personel. Sementara itu, sisanya, akan terdiri atas TNI, Satpol PP, Linmas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perhubungan yang masing-masing menerjunkan 15 ribu personel.

Ditanyai apakah penambahan jumlah personel ini juga berkaitan dengan serangkaian rencana aksi teror yang terungkap beberapa pekan terakhir, Tito membantah. Ia mengatakan bahwa penambahan personel karena jumlah penduduk yang bertambah saja. Bahkan, Tito menyakini pengamanan akan cukup lancar tahun ini karena sejumlah teroris telah ditangkap terlebih dahulu.

Sebagaimana diketahui, beberapa pekan terakhir, Kepolisian berhasil menangkap sejumlah teroris yang hendak melakukan teror bom menjelang akhir tahun. Rabu lalu misalnya, Kepolisian berhasil menangkap tiga teroris di Tangerang Selatan yang ketahuan meracik bom berdasarkan hasil pengembangan penangkapan empat teroris di Bekasi dua pekan lalu.

“Penangkapan-penangkapan itu sudah cukup bagus sebagai deterrent aksi teror,” ujar Tito yakin.

 

 

 

 

Tempo.co