Peringkat Satu Dunia Tak Terjangkau Wawrinka

London – Petenis Swiss Stan Wawrinka boleh saja sudah mengantongi sejumlah trofi mayor. Walau begitu, Wawrinka mengaku tak mampu menjadi petenis nomor satu dunia.

Nama Wawrinka baru mulai melejit pada 2013 usai melaju ke semifinal AS Terbuka. Setelahnya, Wawrinka berhasil menyabet tiga titel Grand Slam yang berbeda yaitu Australia Terbuka 2014, Prancis Terbuka 2015, dan AS Terbuka 2016.

Meskipun cukup kencang di turnamen Grand Slam, Wawrinka terbukti tak konsisten di turnamen-turnamen Masters. Tercatat Wawrinka baru tiga kali maju ke final turnamen Masters 1000, dengan satu titel juara di Monte Carlo dua tahun lalu.

“Kurasa tidak. Sekarang aku sudah berusia 31 tahun,” jawab Wawrinka saat ditanya apakah dirinya bisa menjadi petenis nomor satu dunia.

“Aku menduduki peringkat tiga dunia, berada di empat besar dalam tiga tahun terakhir. Jadi kupikir itu sudah merupakan sesuatu yang amat istimewa,” lanjut dia dalam wawancaranya dengan Sky Sports.

“Aku tahu aku bisa mengalahkan pemain manapun. Aku mesti melakukannya lebih sering kalau aku ingin memikirkan tentang hal itu [peringkat satu]. Tapi sejauh ini, aku masih jauh dari sana.”

Wawrinka akan mencoba menambah koleksi gelarnya di ATP World Tour Finals, yang akan bergulir mulai akhir pekan ini. Wawrinka tergabung di Grup John McEnroe, bersama dengan petenis nomor satu dunia Andy Murray, Kei Nishikori, dan Marin Cilic.

sumber : Detik.com