Pangeran Tajir Arab: Sudah Saatnya Wanita Saudi Mengemudi Mobil

Miliarder sekaligus pangeran Arab Saudi mengambil sikap untuk melawan peraturan ‘turun-menurun’ negerinya yang melarang perempuan untuk mengemudi.

Pangeran Alwaleed bin Talal, anggota keluarga kerajaan, menulis empat halaman opini di website pribadi yang ia kaitkan ke Twitternya. Di situ, Pangeran Alwaleed mengatakan, bahwa sudah saatnya para perempuan Arab Saudi mengemudi mobilnya sendiri.

Menurutnya larangan negara itu adalah “pelanggaran fundamental atas hak-hak wanita,” demikian seperti dikutip dari Chicago Tribune, Kamis (1/12/2016).

“Mencegah seorang wanita dari mengemudi mobil saat ini mirip dengan larangan perempuan untuk menerima pendidikan atau memiliki identitas independen,” katanya, sebelum mengutip daftar alasan sosial, keuangan, ekonomi, agama dan politik untuk menjungkirbalikkan larangan tersebut.

Alwaleed, yang tidak memegang posisi resmi dalam pemerintahan Saudi, memimpin perusahaan investasi berbasis di Riyadh, Kingdom Holding Company, memegang saham di sejumlah perusahaan Barat. Investasinya bernilai US$18,9 miliar dan dia dijuluki “Warren Buffett dari Barat.”

Dewan Syura Arab Saudi, yang menyarankan kabinet negara itu, menolak mempelajari ide yang tercetus dari semenjak bulan lalu, Jadi, boleh dikatakan perubahan larangan mengemudi bagi perempuan tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat.

Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia di mana perempuan tidak diizinkan untuk mengemudi.

Aktivis hak-hak perempuan telah mengkritik persyaratan lain negara yang ketat untuk wanita, termasuk wanita Saudi mendapatkan izin dari suami atau saudara laki-laki untuk menerima paspor, perjalanan luar negeri atau menikah. Perempuan juga diharapkan untuk memakai jilbab dan pakaian longgar seperti abaya ketika di depan umum.