Overwatch Jadi Game of The Year di Game Awards 2016

Overwatch berhasil mengungguli sejumlah gim populer di Game Awards 2016. Gim bergenre multiplayer first-person shooter besutan Blizzard Entertainment tersebut meraih predikat Game of The Year untuk tahun ini.

Gim tersebut mengalahkan judul gim lain yang termasuk dalam nominasi seperti Doom, Inside, Titanfall 2, termasuk Uncharted 4: A Thief’s End. Kategori ini memang hanya memasukkan gim yang rilis antara 24 November 2015 hingga 24 November 2016.

Executive Producer and Senior Vice President Blizzard Entertainment Ray Gresko mengaku sangat senang dengan respons publik terhadap gim ini. Ia juga sangat bangga bahwa gim ini dan dunia di dalamnya berhasil membawa pesan mengenai kepahlawanan.

“Pesan yang diusung (di Overwatch) adalah keberagaman. Ini merupakan pesan mengenai masa depan lebih cerah, positif, dan penuh harapan. Hal semacam itu yang kami percaya dibutuhkan sejumlah orang untuk saat ini,” ujar Gresko seperti dikutip dari Kotaku, Sabtu (3/12/2016).

Meskipun terbilang baru, Overwatch telah meraih hati gamer di seluruh dunia. Saat melakukan uji coba beta pada Mei 2016, ada sekitar 9,7 juta pemain yang berpartisipasi untuk memainkannya di lintas perangkat.

Pertama kali diperkenalkan pada BlizzCon 2014, gim ini menekankan gameplay kerja sama menggunakan sejumlah heroes yang memiliki kemampuan dan peran di masing-masing tim.

Overwatch saat ini tersedia untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One. Selain Game of The Year, ada kategori lain yang juga diperebutkan di Game Awards 2016 seperti Most Anticipated Game, Best Art Direction, Best Narrative, The Games for Impact, Trending Gamer, serta Best Performance untuk aktor pengisi suara di gim.

Tak hanya berdasarkan pilihan juri, gamer pun diajak berpartisipasi di pemilihan sejumlah kategori. Gamer di dunia dapat turut serta memberikan suara di beberapa kategori seperti Best eSports Player, Best eSports Team, dan Best eSports Game.

(sumber:Liputan6)