Operasi Zebra di Jakarta, 72.737 Pengemudi Kena Tilang

Petugas polisi menilang sejumlah pengendara bermotor yang melintasi jalur Trans Jakarta di Jl. Alteri Pondok Indah, Jakarta, 19 November 2016. Operasi Zebra 2016 akan dilaksanakan hingga 29 November 2016 di sejumlah wilayah di Indonesia.

Liputansaku.com, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya menilang 72.737 pelanggar dalam operasi Zebra. Operasi tersebut dilakukan selama 10 hari sejak 16 hingga 25 November 2016.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Ajun Komisaris Besar Budiyanto mengatakan pelanggaran tersebut dilakukan paling banyak oleh sepeda motor. “Jumlahnya mencapai 48.526 pelanggaran,” kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 November 2016.

Pelanggaran terbanyak lainnya dilakukan oleh pengendara kendaraan pribadi yaitu sebanyak 12.630 kendaraan. Selanjunya  mikrolet sebanyak 4.381, taksi 2.949 , mobil barang 2.175, bus 1.192, dan Metromini 884 kendaraan.

Budi mengatakan jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan ialah mengabaikan rambu-rambu lalu lintas. Jumlahnya mencapai 45.851 pelanggaran. Pelanggaran terbanyak lainnya berkaitan dengan surat-surat sebanyak 8.770; penggunaan helm sebanyak 6.134,dan tidak menggunakan lampu utama pada siang hari yaitu sebanyak 4.626.

Selama operasi Zebra dilakukan, Budi mencatat sebanyak 111 kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Sebanyak 136 orang menjadi korban. Ia mengatakan 15 orang di antaranya meninggal, 24 orang luka berat, dan 97 orang luka ringan.

Kecelakaan tersebut melibatkan 106 sepeda motor, 1 kendaraan umum, 29 kendaraan pribadi, 14 kendaraan barang, dan 1 bus. “Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp 218,1 juta,” kata dia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(sumber: tempo.co)