Obama Minta Putin Hentikan Serangan Cyber Terhadap AS

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengaku telah memerintahkan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghentikan serangan cyber jelang pemilu lalu. Hal itu dikatakannya dalam sebuah percakapan.

“Tidak banyak yang terjadi di Rusia tanpa di ketahui oleh Vladimir Putin,” kata Obama menyiratkan bahwa presiden Rusia itu mengetahui tentang serangan cyber terhadap AS seperti dikutip dari BBC, Sabtu (17/12/2016).

Obama mengatakan ia telah memperingatkan Putin konsekuensi serius serangan cyber terhadap AS pada pertemuan puncak medio September lalu. Sebulan kemudian, AS menuduh Rusia campur tangan dalam proses demokrasi di negara itu.

Obama berjanji akan memberikan tanggapan yang “proporsional” atas serangan cyber terhadap Partai Demokrat dan email milik ketua kampanye presiden yang kalah Hillary Clinton. Ia pun menyatakan bahwa AS bisa bersikap ofensif dengan kemampuannya sendiri.

“Apa pun yang mereka lakukan terhadap kita, kita berpotensi dapat melakukannya juga untuk mereka,” tegas Obama.

Sebelumnya, Hillary Clinton juga menyebut Rusia sebagai biang keladi kekalahannya dalam pemilu lalu. Ia menyebut, Putin mempunyai dendam pribadi terhadapnya terkait kecurangan pemilu di Rusia lima tahun lalu.

Sumber : sindonews