Mourinho Menyesal Terlambat Latih Carrick

Manajer Manchester United, Jose Mourinho mengungkapkan penyesalannya soal Michael Carrick. Mourinho mengaku menyesal telat menjadi pelatih untuk gelandang senior Setan Merah (julukan MU) tersebut.

Mourinho menjadi manajer Setan Merah pada awal musim ini. Pria berusia 53 tahun itu menggantikan peran manajer MU sebelumnya, Louis van Gaal yang dipecat.

Lima bulan menjadi nakhoda tim yang bermarkas di Old Trafford, Mourinho kecewa terhadap dirinya karena baru melatih Carrick saat sang pemain sudah menginjak 35 tahun. Menurut Mourinho, Carrick masih enerjik meski usianya sudah tidak muda.

“Dia pemain yang fantastis dan saya selalu mencintainya. Saya sangat menyesal menjadi manajernya saat dia sudah 35 tahun. Seharusnya ini terjadi saat dia masih 25 tahun,” kata Mourinho, dikutip dari Sports Mole.

Kontrak Baru

Mourinho mengatakan hal tersebut setelah melihat aksi Carrick dalam tiga pertandingan di Liga Premier Inggris. Carrick tercatat melepaskan 142 umpan pendek dan tiga umpan panjang dengan tingkat keberhasilan sebesar 92 persen.

Selain itu, pemain asal Inggris tersebut juga melakukan enam intersep, satu clearances, dan tiga blok di lini pertahanan Setan Merah. Carrick jago dalam duel udara.

Dengan statistik tersebut, Mourinho mendesak manajemen Setan Merah untuk memberikan kontrak baru kepada Carrick. Kontrak sang pemain di Old Trafford tinggal tujuh bulan lagi.

“Kami memiliki pemahaman yang sangat baik. Saya tahu kapan waktunya memainkan dia. Saya juga tahu dia selalu siap untuk tim. Saya menginginkan Carrick untuk satu musim lagi,” ujar mantan manajer Chelsea tersebut.

Sumber : Liputan6