Minum Kopi Maksimal 5 Cangkir Saja Sehari, ini Kata Peneliti

ilustrasi kopi, tempo

Liputansaku.com, Jakarta – Kafein, zat yang terkandung dalam kopi, bisa menangkal peradangan dalam proses menuju penuaan. Tapi syaratnya, tak lebih dari lima cangkir sehari. Studi tim peneliti dari Stanford University ini menjawab pertanyaan mengapa peminum kopi cenderung hidup lebih lama ketimbang mereka yang tidak minum kopi. Tentunya ini menjadi kabar menggembirakan bagi para penikmat kopi.

Penelitian yang didanai National Institute of Allergy and Infectious Diseases dan Ellison Medical Foundation ini menjalani beberapa tahapan studi. Pertama, para peneliti menganalisis data dari lebih 100 partisipan tentang sampel darah dan sejarah medis keluarga. Tujuannya, untuk melihat proses penuaan.

Hasil tahap pertama ini menunjukkan bahwa peserta yang lebih tua memiliki kadar protein peradangan—disebut IL-1-beta—lebih tinggi ketimbang orang muda. Di dalam kelompok orang tua pun banyak yang memiliki kadar IL-1-beta sangat tinggi. Tim menambahkan kafein ke dalam sel imun tubuh manusia di atas cawan petri laboratorium bersama dengan protein yang dapat memicu peradangan. Menariknya, kafein ternyata mencegah IL-1-beta menyebabkan inflamasi pada sel tubuh.

“Untuk saat ini, minum kopi dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi proses inflamasi,” kata David Furman, peneliti imunologi, transplantasi, dan infeksi penyakit Stanford yang juga pemimpin studi, seperti dikutip dari laman situs kampusnya. “Tentunya, harus ada studi lebih dalam untuk melihat fungsi kopi dan kafein secara utuh.”

Penelitian itu menambah panjang daftar manfaat kopi. Dari penelitian sebelumnya, kopi bisa bermanfaat untuk menurunkan risiko berbagai penyakit, seperti berikut ini:

– Alzheimer
Konsumsi kopi secara rutin 3-5 cangkir sehari dalam jangka waktu panjang dapat mengurangi risiko Alzheimer hingga 27 persen.

– Ingatan
Memperlambat penurunan kognitif pada orang tua.

– Batu Empedu
Menurunkan 25 persen risiko penyakit batu empedu.

– Kanker Endometrium
Tiga cangkir sehari, menurut studi ilmuwan Jepang, bisa menurunkan risiko kanker endometrium (lapisan rahim).

– Encok
Menurunkan 40 persen risiko encok pada laki-laki.

– Stroke
Studi pada 2009 menunjukkan meminum empat cangkir kopi bisa menurunkan 20 persen risiko stroke pada perempuan.

– Serangan Jantung
Antioksidan dalam kopi bermanfaat melancarkan peredaran darah dan peradangan.

– Diabetes
Meminum kopi menurunkan risiko diabetes tipe II sebesar 60 persen. Antioksidan dalam kopi menurunkan glukosa dalam darah.

– Parkinson
Studi pada 2007 menunjukkan satu cangkir kopi bisa mereduksi potensi parkinson sebanyak 50 persen.

 

 

 

 

Tempo.co