Jembatan Ambruk, Transportasi Trans Kalimantan Sempat Lumpuh

Buntok, Kalteng – Jembatan trans Kalimantan yang menghubungkan Banjarmasin-Ampah-Muara Teweh, tepatnya di Ulu Jaman, Desa Ugang Sayu, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, ambruk.

Dilansir dari Antara, Minggu (18/12/2016), jembatan beton yang dibangun sekitar tahun 1980 tersebut ambruk pada Kamis 15 Desember 2016. Jembatan itu ambruk diduga dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang menyebabkan tanah tempat pondasi jembatan mengalami erosi dan longsor.

Ambruknya jembatan itu membuat transportasi terutama angkutan roda empat lumpuh total, bahkan sempat terjadi antrean panjang hingga beberapa kilometer.

Jembatan itu sangat vital guna menghubungkan ke kabupaten tetangga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito seperti Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya dan sebagian desa di Kabupaten Barito Selatan.

Damang, Kepala Adat (DKA) Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kompi A membenarkan terkait longsornya jembatan di Ulu Jaman desa Ugang Sayu tersebut.

“Pada titik longsor di jembatan itu telah dibuatkan semacam jalan alternatif berupa kayu balok yang disusun agar mobil bisa melintasinya,” kata dia.

Menurut Damang, semula sempat terjadi antrean panjang di tempat tersebut. Namun sejak Sabtu 17 Desember 2016 jembatan sudah mulai bisa dilewati kendati harus hati-hati karena hanya jembatan darurat dari balok kayu dan papan.

Sementara itu Sekretaris Daerah Barito Selatan Edi Kristianto membenarkan terkait longsornya jembatan di ruas jalan negara tepatnya di Ulu Jaman desa Ugang Sayu tersebut.

“Penyebab runtuhnya jembatan perlu dikaji secara mendalam sehingga saat dilakukan perbaikan, kontruksi jembatan bisa lebih kuat dan tahan lama,” demikian Sekda Barsel, Edi Kristianto.

Sumber : liputan6