Jack Chen, Pria Tunanetra Ini Pengacara Terbaik Google Lho!

Meskipun tak bisa melihat sama sekali, namun Jack Chen mampu membuktikan diri sebagai salah satu pengacara hebat yang dimiliki oleh Google. (Foto: nextshark.com)

Liputansaku.com – Kesuksesan itu milik siapa saja yang mau berusaha. Ya, tidak pernah ada batasan atau satu orang pun yang melarang, mereka yang mau berusaha sekuat tenaga untuk mencapai cita-citanya pasti akan menjadi orang yang berhasil. Hal itulah yang dibuktikan oleh Jack Chen, salah satu pengacara terbaik yang dimiliki oleh situs pencarian terbesar di dunia, yakni Google.

Lalu apakah keistimewaan oleh Jack Chen? Mata Chen tidak bisa melihat sama sekali, kekurangan yang dimiliki oleh fisik Chen nyatanya malah menjadi kelebihan Chen. Pria yang satu ini membuktikan bahwa kebutaannya tidak akan pernah bisa menghambat kariernya. Bukan karena rasa kasihan, karena kemampuannya Chen bekerja di Google dan tercatat sebagai salah satu karyawan terbaik Google.

Chen adalah salah satu contoh pria sukses yang wajib ditiru. Setiap harinya Chen bangun jam 3 pagi untuk naik kereta commuter line dari New Jersey ke kantornya yang terletak di New York. Saat kecil pria yang tercatat sebagai jebolan ilmu computer dari Harvard dan Berkley ini harus melewati dua stasiun kereta dan jalan ramai di Manhattan.

Jack Chen, Pria Tunanetra Ini Pengacara Terbaik Google Lho! (Foto: twimg.com)

Untuk sampai ke kantornya Chen mengandalkan tongkatnya yang dapat memberikan informasi tertentu dengan radius 1,2 meter. Nah, untuk mengetahui berbagai lokasi yang ia lewati, ia juga mengandalkan indra penciumannya. Dan yang paling penting ia menggunakan ingatannya sehingga tak pernah salah jalan. Kebutaannya pun tak menyulitkan Chen dalam bekerja.

Jack Chen, Pria Tunanetra Ini Pengacara Terbaik Google Lho! (Foto: bol.bna.com)

Bekerja sebagai pengacara tunanetra Chen memanfaatkan Screen Reader dan VoiceOver yang ada pada iPhonenya untuk membaca teks. Bukan hanya itu, ia juga memanfaatkan sebuah aplikasi yang dapat membantunya untuk membaca 620 kata per menit. Bisa dibilang berbagai teknologi yang ada kini sangat membantu Chen dalam bekerja, selain memang karena kecerdasan dan semangat Chen yang luar biasa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(sumber:bintang.com)