ISIS Klaim Pelaku Serangan Universitas Ohio adalah Tentaranya

Serangan yang dilakukan oleh Abdul Razak Ali Artan di Universitas Ohio, diklaim oleh ISIS sebagai aksi dari salah seorang militannya.

Melalui pernyataan kepada kantor berita Amaq, kelompok teror itu mengatakan bahwa pelaku penyerangan yang masih berusia 18 tahun itu adalah ‘prajuritnya’.

“Pelaku penyerangan di Universitas Ohio adalah militan ISIS dan dia merespons terhadap panggilan untuk menargetkan warga yang berada di negara koalisi internasional,” tulis Amaq.

Walaupun begitu, belum ada informasi yang dapat membuktikan bahwa Artan adalah militan ISIS.

Seperti yang dikutip dari BBC, Rabu (30/11/2016), pengakuan dari kelompok militan yang berbasis di Timur Tengah itu tidak memberikan bukti yang kuat bahwa Artan adalah anggota mereka.

ISIS memang sering menyatakan setiap penyerangan, baik itu bom, mobil, senjata tajam dan api, merupakan aksi yang dilakukan oleh militan mereka.

Namun pertanyannya adalah, apakah benar pelaku penyerangan memiliki hubungan langsung dengan ISIS.

Kemungkinannya, pelaku berkomunikasi dengan ISIS secara online, karena akan sulit bagi mereka untuk bertemu secara langsung.

Jika kontak langsung itu tidak terjadi akan lebih tepat dikatakan bahwa pelaku penyerangan terinspirasi oleh ISIS. Bukannya dibimbing oleh kelompok teror itu.

Mereka diduga mengucapkan sumpah setia kepada ISIS melalui video online, atau menuliskannya dalam sebuah surat.

Namun sebelum ada bukti yang kuat, penyerangan tersebut tidak bisa dikatakan didalangi ISIS.

Serangan Universitas Ohio