Isak Tangis Warnai Pemakaman Korban Pembunuhan Keji Pulomas

Jakarta  РDodi Triono dan kedua putrinya yang menjadi korban pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu, 28 Desember 2016.

Prosesi pemakaman dimulai tepat pukul 11.00 WIB dengan jenazah Dodi terlebih dulu yang diturunkan. Makam Dodi tepat bersebelahan dengan dua putrinya, Diona Arika dan Dianita Gemma. Beberapa anggota keluarga yang mengelilingi pusara terlihat tak kuasa menahan air mata ketika jenazah mulai diturunkan ke liang lahat dan dibacakan doa.

Setelah makam ketiganya tertutup tanah, putra sulung Dodi, Detri, memberi kata sambutan. Ia, sambil menahan tangis, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu prosesi pemakaman tersebut.

“Saya sebagai putra almarhum Dodi, saya mengucapkan permohonan maaf sebesar-besarnya jika selama hidupnya almarhum terdapat kesalahan, menyinggung, baik perkataan dan perbuatan pada rekan-rekan saudara sahabat yang ada di sini,” kata dia.

Almianda Safhira, mantan istri kedua Dodi, juga memberikan sambutan singkat. Ia hanya mengucapkan terima kasih sambil terisak-isak. “Saya selaku ibu anak-anak, terima kasih atas bantuan dan perhatiannya,” ujarnya.

Dodi dan kedua anaknya ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumahnya. Ketiganya diduga disekap sejak Senin sore, 26 Desember 2016. Ada sebelas orang yang disekap. Namun Dodi, dua anaknya bersama teman main anaknya, Amel, dan dua sopir lainnya, Yanto dan Tasrok, ditemukan tak bernyawa.

Adapun lima orang yang juga disekap dalam kamar mandi masih dalam keadaan hidup. Mereka adalah anak Dodi, Zanette Kalila, 13 tahun, Emi (41), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy (23).

Sumber : tempo.co