Ini 7 Hal dari Diri Anda yang Harus Dirahasiakan

Dengan adanya media sosial yang kian berkembang, para penggunanya terdorong untuk mengekspos banyak hal dalam kehidupan mereka. Terkadang, seakan tak ada batasan akan hal apa yang boleh Anda beritakan ke dunia luar, dan hal apa yang sebaiknya Anda simpan sendiri.

Sesungguhnya, ada beberapa hal yang patut Anda rahasiakan untuk menjaga diri sendiri. Memberitahu dunia semua hal tentang diri Anda, meskipun Anda ingin, tidak akan selalu membawa dampak yang positif. Menyimpan sedikit misteri dalam diri Anda tak ada salahnya, karena belum tentu semua orang dapat dipercaya. Dikutip dari situs Brightside pada Senin (18/4/2016), berikut 7 hal yang sebaiknya Anda rahasiakan dari orang lain.

1. Jangan mengungkapkan rencana paling ambisius Anda. Lebih baik Anda menyimpan semua rencana Anda sampai Anda sudah benar-benar berhasil memenuhi mereka. Bisa saja rencana Anda ternyata masih memiliki kelemahan dan belum tentu berhasil jika dilaksanakan. Orang lain bisa mencuri ide Anda dan berhasil, dan membuat Anda merasa tidak percaya diri. Jadi, rahasiakan rencana ambisius Anda sampai Anda berhasil melaksanakannya.

2. Jangan dengan sengaja menceritakan tentang perbuatan baik atau murah hati atau pekerjaan amal yang telah Anda lakukan. Kebajikan terbesar adalah saat Anda melakukan sesuatu yang baik tanpa mengharapkan pengakuan dari orang lain. Menceritakan perbuatan baik Anda ke orang lain dengan dibesar-besarkan akan membuat Anda terkesan sombong. Jika Anda merasa perlu untuk menceritakannya, tanya diri sendiri, apa tujuan Anda? Jangan sampai perbuatan baik Anda tertutup dengan kesombongan.

3. Jangan pernah mengungkapkan rahasia gaya hidup Anda. Anda tidak perlu menyombongkan keberhasilan diet Anda, atau bagaimana Anda mengatasi kebiasaan tidur terlalu banyak di pagi hari, atau bagaimana Anda berhenti memanjakan nafsu berbelanja. Jika Anda sudah menyerah pada kesenangan duniawi demi tujuan spiritual, maka Anda tidak perlu menggembar-gemborkannya ke orang lain. Kondisi emosional Anda seharusnya lebih harmonis, namun jika Anda masih butuh pengakuan dari orang lain, berarti tujuan spiritual Anda belum tercapai.

4. Hal lain yang lebih baik dirahasiakan adalah ketika Anda telah menunjukkan sikap keberanian atau kepahlawanan. Setiap orang memiliki tantangannya sendiri dalam menjalani hidup setiap hari, baik dunia eksternal maupun di dalam pikiran kita sendiri. Prestasi Anda dalam menaklukkan keduanya, jika memang harus diketahui orang, akan dihargai dengan tepat. Namun tidak dengan cara menyombongkannya sendiri ke orang-orang.

5. Tak perlu memberitahu orang bagaimana pendapat Anda tentang alam semesta, agama, atau pertanyaan tentang hidup dan mati. Ini hanya penafsiran diri Anda sendiri yang bukan merupakan kebenaran objektif. Anda akan terkesan merendahkan orang lain jika Anda mencoba memaksakan pendapat Anda sendiri. Hanya dalam kasus tertentu, yang jarang terjadi, pendapat Anda dapat memberi dampak yang positif bagi orang lain.

6. Mengungkapkan konflik atau masalah dalam kehidupan keluarga Anda kepada orang lain bukanlah ide yang bagus. Semakin sedikit Anda membuka rahasia keluarga kepada orang lain, kehidupan keluarga Anda akan semakin terjaga. Masalah keluarga sebaiknya diselesaikan dalam privasi rumah Anda sendiri, antara orang-orang yang paling dekat dengan Anda. Semakin sering Anda mengeluh kepada orang lain, masalah Anda akan terasa makin sulit terselesaikan.

7. Jangan bicarakan tentang hal-hal buruk yang pernah Anda lihat atau dengarkan dari orang lain. Jika Anda memenuhi diri dengan hal-hal negatif, pikiran Anda juga akan terkontaminasi dengan hal negatif. Jangan masuk ke dalam rumah dan menceritakan hal-hal buruk di dunia, karena nuansa rumah Anda pun akan terasa kotor dan negatif.

(sumber:Liputan6)