Hasto PDIP: Kabar Saya Ditangkap KPK Adalah Fitnah

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Namun, Hasto menyatakan kabar tersebut tidak benar dan merupakan pembunuhan karakter bagi pribadi dan lembaganya.

“Sehubungan dengan beredarnya fitnah keji pagi ini di banyak WA (WhatsApp) group yang menyatakan bahwa seolah-olah saya tertangkap tangan OTT KPK, tadi malam pukul 23.00WIB maka saya menyampaikan broadcast pesan itu merupakan fitnah yang sangat jahat terhadap saya pribadi,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Hasto meyakini fitnah tersebut juga dimaksudkan untuk menyerang kehormatan dan kewibawaan PDIP.

“Saya percaya bahwa fitnah jahat tersebut memiliki keterkaitan dengam agenda-agenda politik hari ini, terutama terkait dengan Pilgub DKI dan upaya-upaya kelompok tertentu untuk menyerang pemerintahan di mana PDI Perjuangan sebagai salah satu partai penyokong utama,” ujar Hasto.

Hasto pun akan membawa kasus fitnah ini ke jalur hukum, agar oknum yang bersangkutan bisa dipertanggungjawabkan. “Akan membawa kasus ini ke jalur hukum supaya terang benderang dan pihak yang memulai fitnah ini dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tegas dia.

Hasto pun meminta masyarakat luas, kader partai, dan para kolega untuk mewaspadai praktik-praktik pembunuhan karakter melalui fitnah lewat broadcast dan media sosial. Kejahatan seperti ini menurutnya harus dilawan dengan tidak meneruskan pesan yang diterima sebelum dikonfirmasi aparat atau lembaga yang berwenang.

“Memohon kepada KPK agar sesegera mungkin memberikan informasi kepada masyarakat terkait fitnah yang saya alami,” Hasto memungkas.

Sumber : Liputan6