Gedung D Gunadarma Ambruk, Warga panik Berlarian

   Liputansaku.comDepok – Ambruknya sebagian gedung Kampus D Universitas Gunadarma di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, menimbulkan kepanikan warga. Salah seorang warga, Helen, 42 tahun, mengatakan bunyi ambruknya bangunan gedung tersebut seperti gemuruh mobil molen dihidupkan.

“Begitu ambruk, pekerja berlarian. Tapi warga justru berdatangan ke bangunan yang ambruk untuk melihatnya,” kata Helen, Sabtu, 19 November 2016. Sebagian gedung tersebut ambruk pada tahap pembangunan.

Helen menuturkan ada beberapa orang yang terluka dan pingsan karena terkena reruntuhan bangunan. Sekarang akses masuk mobil ditutup setelah kejadian itu. “Sudah tidak bisa masuk lagi, sudah dijaga petugas sekuriti,” ucapnya.

Kepala Kepolisian Sektor Beji Komisaris Bambang Handoko membenarkan peristiwa ambruknya sebagian gedung yang masih dalam tahap pembangunan. “Ya, ambruk semalam pukul 19.14,” ujarnya.

Polisi masih menyelidiki penyebab ambruknya gedung tersebut. Gedung Kampus D Gunadarma ambruk saat tahap pengecoran balokan bawah. “Tidak ada korban jiwa.”

Saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dari pekerja bangunan yang ada di lokasi kejadian. Kerugian materiil masih belum bisa diperkirakan. “Masih dalam tahap penyelidikan,” ucapnya.

 

Sumber : (Tempo.co)