Flashback Piala AFF 2004: Kala Indonesia Melawan Mustahil di Hanoi

Hari Rabu (7/12) menjadi hari yang mendebarkan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Pada hari rabu nanti, Impian Timnas Indonesia untuk bermain di Final AFF 2016 akan diuji di markas Timnas Vietnam saat laga leg kedua Semifinal Piala AFF 2016.

Pada leg pertama Semifinal Piala AFF 2016 ini, Indonesia berhasil mencuri kemenangan manis atas Vietnam. Gol Hansamu Yama dan Boaz Solossa sukses memastikan Indonesia memenangkan leg pertama dengan skor 2-1.

Meski menang di leg pertama, bukan berarti langkah anak asuh Alfred Riedl ini semakin mudah di leg kedua. Bermain di markas Vietnam ditambah dengan keunggulan gol tandang tim lawan membuat Skuat Garuda memiliki tugas yang berat untuk lolos ke Final Piala AFF 2016.

Sulitnya tugas yang harus diemban oleh Boaz dkk membuat banyak pihak sangsi Indonesia mampu lolos ke final. Namun Indonesia tidak perlu berkecil hati, karena Skuat Garuda punya memori yang bagus di Vietnam, yaitu pada laga Piala AFF 2004 yang pada saat itu dikenal dengan nama TIgers Cup.

Pertemuan antara Indonesia dan Vietnam itu terjadi pada fase grup Piala Tigers 2004. Kala itu Timnas Indonesia yang tergabung di Grup A bersama Singapura, Kambodja, Laos, dan Vietnam harus melakoni laga grup ketiga melawan Vietnam.

Bermain di markas Vietnam membuat Indonesia sama sekali tidak diunggulkan pada laga tersebut. Apalagi sebelumnya Vietnam menghempaskan Laos dengan skor telak 9-1 sedangkan Indonesia tertahan 1-1 oleh Singapura di pertandingan kedua fase grup.

Berstatus sebagai Underdog membuat Indonesia sukses menghadirkan kejutan di pertandingan gase grup tersebut. Baru 18 menit pertandingan berjalan, Indonesia sukses membuka keunggulan berkat gol Sundulan dari Mauli Lessy. Tiga menit berselang, giliran penyerang muda Boaz Solossa sukses menggandakan keunggulan Indonesia, di mana jelang babak pertama berakhir tendangan jarak jauh Ilham Jaya Kesuma sukses mengunci kemenangan Skuat Garuda, sehingga Indonesia memenangkan laga itu dengan skor 3-0.

Kemenangan di Hanoi itu menjadi bukti nyata bahwa Indonesia punya kemampuan untuk mengatasi tekanan sebagai tim yang tidak dijagokan. Jika pada tahun 2004 Timnas Bisa menang di Hanoi, maka tidak ada alasan untuk gagal meraih kemenangan pada hari Rabu nanti.

(sumber:Liputan6)