Cagub Banten Wahidin: Era Dinasti Sudah Lewat

Cagub Banten Wahidin. Foto: Ahmad Bil Wahid-detikcom
Liputansaku.com, Tangerang banten – Calon Gubernur Banten nomor urut 1, Wahidin Halim melanjutkan gerilya politik di wilayah Tangerang. Kali ini, Wahidin menemui petugas RT, RW, tokoh agama dan masyarakat di Kreo, Kota Tangerang, Banten.

Pantauan detikcom, Wahidin tiba pada pukul 20.29 WIB di Kreo, Larangan, Kota Tangerang, Jumat (20/1/2017). Wahidin menghadiri acara temu warga itu mengenakan kemeja khas putih, celana dan peci hitam.

Wahidin kemudian meminta doa kepada warga untuk maju di Pilgub Banten. Dia juga menegaskan politik dinasti di Banten sudah lewat dan kini telah masuk era baru pembangunan.

“Anak muda, dinasti sudah lewat, saya akan membimbing dia. Lepas dari siapapun Andika, sekarang dengan saya. Kita akan bersama bangun Banten” kata Wahidin kepada Warga.

Pasangan dari calon wakil gubernur Andika itu juga memaparkan program kesehatan yang menjadi prioritasnya. Jika terpilih, Wahidin berjanji akan menggratiskan warga untuk berobat dan menghilangkan uang muka rumah sakit.

“Persoalan kita kesehatan, saya tidak setuju BPJS. Karena apa, ngeluarin duit. Saya mau dengan KTP bapak ibu bisa berobat, bisa dirawat kalau sakit. Saya enggak mau orang berobat ke rumah sakit didiamkan saja karena enggak ada uang mukanya,” ucapnya.

Wahidin juga meminta warga untuk tidak menerima politik uang. Menurutnya, politik uang saat kampanye merupakan bibit korupsi ketika terpilih memimpin di pemerintahan.

“Jangan sampai dengan Rp 50 ribu pindah pilihan. Jadi gubernur bisa saja korupsi karena dari mana? Dari kampanye itu Rp 50 ribu kasih ke 10 juta orang. Berapa? Rp 500 milyar. Supaya balik modal korupsi. Jangan,” tutur Wahidin.

Tak banyak waktu yang dihabiskan Wali Kota Tangerang itu berkampanye di Kreo. Di akhir pembicaraan ia berjani akan membenahi Banten seperti dia menjadi wali kota Tangerang dulu.

“Tapi minta apapun nanti saja, ketika nanti saya jadi Gubernur,” imbuhnya.

“Saya ingin membangun kebaikan kemanfaatan. Tidak ada lagi yang saya inginkan. Saya wakafkan diri saya untuk Banten tercinta. Saatnya kita berjihad,” imbuh calon gubernur yang didukung 7 partai itu.

detik.com