Bupati Klaten dan 7 Orang yang Kena OTT Tiba di KPK

Liputansaku.com, Jakarta – Bupati Klaten Sri Hartini tadi pagi terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK bersama 7 orang lainnya. Setelah menjalani pemeriksaan awal, mereka pun langsung diterbangkan dari Klaten ke Jakarta.

Kedelapan orang tersebut bersama tim satgas KPK akhirnya tiba pukul 22.50 WIB di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (30/12/2016).

Ada 6 mobil yang mengantar kedelapan orang tersebut dengan didampingi tim satgas KPK. Dari kedelapan orang yang dibawa, mereka terdiri dari 3 orang perempuan dan 5 orang lelaki.

Sri Hartini ketika turun dari mobil terus menutupi wajahnya dengan kain putih. Sri mengenakan baju biru muda dengan celana warna biru juga.

Sri yang telah dipecat status kadernya dari PDIP ini tidak mengucapkan sepatah kata pun. Hal begitu juga dilakukan oleh ketujuh orang lainnya. Mereka memilih bungkam saat digelandang tim KPK saat memasuki Gedung KPK.

Turut dibawa juga barang bukti dari OTT tersebut. Terlihat ada dua dus yang tertutup rapat dengan segel plester KPK. Selain itu ada 1 tas koper berwarna merah yang ikut dibawa masuk.

Bupati Klaten dan 7 Orang yang Kena OTT Tiba di KPK

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah sebelumnya mengatakan dalam OTT tersebut, ada sebanyak 8 orang yang diamankan. Selain bupati, ada seorang pejabat eselon III dan 3 PNS. Sisanya adalah non-PNS.

“Diamankan 8 orang. Yang terdiri dari 1 penyelenggara negara, 4 orang PNS yang akan kami informasikan lebih lanjut. Ada 1 eselon III. Sisanya PNS, 3 non-PNS,” kata Febri di kantornya.

 

 

 

 

Detik.com