Anies: Bila Saya Menang, yang Action Tak Hanya Satu Orang

Pasangan Cagub-Cawagub DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengkritisi reformasi birokrasi yang dilakukan paslon petahana Ahok-Djarot.

Menurut Anies memperbaiki birokrasi tidak cukup dilakukan oleh satu orang pemimpin, melainkan dengan membangun sistemnya dengan melibatkan langsung masyarakat.

“Masa jabatan kita nanti bukan hanya one man show, satu orang saja yang action bukan seperti itu,” jelas Anies dalam debat kandidat Pilkada DKI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2016).

Anies mencontohkan banyaknya keluhan mengenai pelayanan rumah sakit yang berbelit kepada siapa mereka harus mengadu. Tidak mungkin Gubernur harus turun langsung, harus ada sistem pengawasan yang menyelesaikan masalah itu.

“Maka dari itu nantinya sistem pengawasan kita perkuat, kinerja teamwork juga kami perkuat agar semua merasa memiliki birokrasi Jakarta,” jelas mantan Mendikbud itu.

Untuk merealisasikan pengawasan terpadu itu, maka transparansi perlu lebih diperluas. Transparansi yang akan membuat Jakarta lebih baik lagi.

Anies juga menyebut permasalahan hyang terjadi saat ini yaitu pemerintah  DKI di bawah Ahok-Djarot selama ini hanya fokus pada pembangunan infrastruktur. Sedangkan membangun kualitas sumber daya manusia (SDM), kata Anies, justru baru diwacanakan.

“Di sini bedanya. Kami dari awal, kualitas kota ini akan ditentukan kualitas manusia,” ujar Anies Baswedan.

Bagi Anies, majunya sebuah kota tiada guna tanpa warga yang bahagia. “Kenapa (petahana) baru bicara (pembangunan SDM) sekarang?” kritik dia.

Sumber : liputan6