Andi Gilang Ingin Konsisten Raih Poin di CEV Moto3

Jakarta – Pebalap Astra Honda Racing Team Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar ingin konsisten meraih poin di CEV Moto3 Junior World Championship 2017. Hasil tahun lalu menjadi modalnya untuk menyongsong musim ini.

Andi Gilang akan kembali terjun di arena CEV Moto3 Junior World Championship pada tahun ini. Ini adalah musim keduanya di ajang tersebut.

Ada delapan seri dalam kalender CEV Moto3 Junior World Championship. Seri pertama akan dilangsungkan di Sirkuit Albacete, Spanyol, pada 30 April mendatang.

Pada tahun lalu, Andi Gilang hanya memperoleh empat poin di sepanjang musim. Dia tak bisa meraih hasil maksimal lantaran sering terjatuh dalam balapan. Untuk tahun ini, dia berharap bisa mendongkrak prestasinya.

“Mungkin karena kemarin itu di setiap sirkuit baru bagi saya. Selain itu dari jenis motor juga masih adaptasi,” ujar Andi Gilang di Senayan, Jakarta, Senin (27/2/2017).

“Nah, tahun ini saya sudah punya modal di beberapa sirkuit. Saya juga mempelajari karakter motor. Semakin ke sini semakin paham, makanya targetnya di musim ini adalah selalu mendapat poin,” tambahnya.

Andi Gilang merasa optimistis akan mampu meraih hasil yang lebih baik karena pada tahun ini dia akan fokus ke satu ajang saja, sementara pada tahun lalu dia juga terjun di Asia Talent Cup.

“Persiapan tahun ini lebih fokus karena saya hanya akan turun di satu ajang saja, kalau kemarin kan banyak balapan yang harus saya ikuti. Kebetulan di ATC itu maksimal dua tahun dan musim lalu adalah tahun kedua saya, jadi tidak ikutan lagi tahun ini. Jadi bukan dari AHM yang stop,” jelas Andi Gilang.

Andi Gilang dijadwalkan bertolak ke Spanyol pada 26 Maret mendatang. Di sana, dia sudah mengagendakan sejumlah latihan persiapan jelang balapan. “Di sana akan lebih banyak latihan motor pakai supermoto dan motorcross. Sebelum nanti akan ada test pada 28-29 Maret,” ujarnya.

“Sebenarnya untuk adaptasi tidak begitu lama. Kadang satu sesi, dua sesi pun waktu dengan pebalap top tidak beda jauh. Cuma moto3 itu kadang nomor 1 sampai 25 waktunya cuma beda nol koma, jadi persaingannya ketat.”

“Yang pasti ingin juara tetapi evaluasi tahun lalu banyak beberapa race yang tidak finis. Jadi targetnya kumpul poin sebanyak mungkin,” pungkas Andi Gilang.

sumber : detik.com