ALAM Menakjubkan, Ini Sungai-sungai dengan Aliran Air Berwarna Biru

Umumnya sungai itu berwarna coklat keruh atau kalau tidak ya bening atau kehijauan, warna biru lebih identik dengan lautan yang luas. Namun kali ini Travelingyuk akan menyuguhkan fenomena alam yang tak biasa. Di mana terdapat sungai yang airnya berwarna kebiruan, bagi sebagian besar orang hal seperti ini dianggap menarik.

Tak sedikit yang datang ke tempat ini untuk liburan melihat keindahan yang mengalir di sela-sela bebatuan menuju ke muara nun jauh di sana. Ada pepohonan di sisi-sisinya seolah-olah membusungkan dada dan siap sedia menjadi pagar dan pelindung. Dan memang apa-apa yang menawan harus tetap dijaga bukan? Berikut ini adalah beberapa sungai berair biru di Seantero Indonesia.

1. Sungai Citumang

Sungai Citumang [image source]

Sungai Citumang [image source]

Sungai Citumang berada di Dusun Sukamanah, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Ciamis Jawa Barat. Sebuah tempat yang tepat jika kamu mencari kesegaran alami dari air yang mengalir dari gunung. Karena lokasinya masih alami di tengah hutan, maka kamu harus melakukan traceking dulu melewati jalan setapak ditemani olah udara sejuk dan udara burung-burung bersahutan . Setelah sampai, kamu bisa melihat air berwarna biru mengalir dengan tenang. Lanjutkan perjalanan hingga kamu melihat air terjun dengan warna yang sama. Di sisi yang lain, aliran air akan sampai pada gua dan terus masuk ke bawah tanah.

2. Sungai Maron Pacitan

Sungai Maron [image source]

Sungai Maron [image source]

Di pacitan tedapat pemandangan yang nggak kalah mengagumkan dari gulungan ombak, surga bagi para peselancar. Jika kamu penah ke Desa Dersono, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mungkin tahu seputar Sungai Maron. Sebuah aliran yang mengarahkanmu menuju tempat yang mengagumkan. Airnya berwarna biru kehijauan karena masih alami. Hutan-hutan di dekat sungai juga tumbuh lebat.

3. Sungai Biru Bantimurung

Sungai Bantimurung [image source]

Sungai Bantimurung [image source]

Bantimurung selama ini dikenal sebagai rumahnya para kupu-kupu. Dari yang kecil hingga besar banyak yang terbang bebas hinggap di manapun mereka mau , tampil sebagai pemanis alam yang membahana. Di tempat ini juga mengalir sungai berwarna biru jernih melewati hutan belantara. Bantimurung adalah sebuah taman nasional yang letaknya di Bentenge, Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

4. Kolam Abadi dan Air terjun Teroh-teroh

Kolam abadi [image source]

Kolam abadi [image source]

Kolam Abadi terhubung dengan Air terjun Teroh-teroh melalu satu aliran sungai yang warnanya biru muda. Tempat ini persis berada di Desa Rumah Galuh, kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Untuk menuju air terjun Teroh-teroh ada beberapa jalur, yaitu jalan kaki atau menghanyutkan diri mengikuti arus sungai , tentunya dengan peralatan seperti pelampung untuk keamanan. Sambil mengapung kamu akan disuguhi batu-batu hijau ditumbuhi lumut dan suasana yang teduh karena pohon-pohon menjulang tinggi dan besar. Pasti seru sekali.

5. Sungai Sasnek, Sorong Selatan

Sungai Sasnek [image source]

Sungai Sasnek [image source]

Sungai Sasnek berkelok-kelok melewati bumi Sorong Selatan. Memiliki arus yang deras dengan lebar sungai sekitar lebih dari 8 meter. Karena lingkungan sekitarnya juga masih alami maka alirannya juga jernih kebiruan di beberapa titik, tepian Sungai Sasnek Melebar membentuk kolam yang luas, Di tempat inilah para penduduk biasanya melakukan berbagai aktivitas seperti mandi, merasakan kesegaran alami dengan latar belakang hutan sebagai pemandangan. Sebagai informasi, Sorong Selata adalah sebuah kabupaten di Papua Barat.

6. Sungai Warabiae

Sungai Biru raja Ampat [image source]

Sungai Biru raja Ampat [image source]

Masih di Papua Barat, tepatnya di Raja Ampat yang memang identik dengan warna biru karena keindahan baharinya. Pulau-pulau terhubung dengan lautan yang jernih sebening kaca. Siapa sangka jika penampakan seperti itu tidak hanya ada di lautan, tapi juga sampai ke belantara hutan. Bentuknya adalah sungai biru dan bisa dicapai dengan perjalanan menggunakan speedboat dari Teluk Mayalibit selama satu jam. Kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menembus hutan sampai menemukan sebuah kolam alami yang memiliki kedalaman sekitar 5 meter dialiri oleh Sungai Warabiae.

Itulah beberapa keindahan yang membuktikan bahwa bukan hanya samudra yang berkharisma, tapi belantara hutan juga istimewa.

Sumber : liputan6