Aksi Bela Islam III, Pengurus Masjid Istiqal Jamin Logistik

Massa aksi demonstrasi melaksanakan solat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, 4 November 2016.

Liputansaku.com, Jakarta –  Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, mengatakan umat Islam yang menginap di Masjid Istiqlal tak perlu khawatir kekurangan makanan dan minuman. Sebab, sejumlah donatur menyumbangkan makanan dan air mineral sejak Selasa lalu.

“Ada sekitar seribu dus air mineral dan kue-kue dari donatur,” kata dia sembari menunjuk barisan kardus air mineral di Masjid Istiqlal, Kamis, 1 Desember 2016.

Abu menjelaskan selain memberikan air mineral dan beraneka kue, donatur juga memberikan makanan berat berupa nasi dan lauk, bagi umat Islam yang akan ikut serta dalam Aksi Bela Islam Jilid III di Lapangan Silang Monas besok.

Makanan berat, dia melanjutkan, akan dibagi-bagikan langsung pengurus masjid. Sedangkan untuk air mineral, bisa langsung mengambilnya di dekat pintu masuk masjid.

Selain menyediakan logistik berupa makanan dan minuman di Istiqlal, Abu menambahkan panitia juag menyediakan posko kesehatan, yang didirikan grup Mer-C. Posko itu berdiri sejak Rabu sore.

Kepala Rumah Tangga Mer-C, Azis Muslim, mengatakan posko kesehatan Istiqlal dikawal tiga dokter, tiga perawat, dan satu petugas non-medis. “Mereka akan berjaga dalam tiga bagian selama 24 jam,” ujarnya.

Azis menambahkan posko juga menyediakan obat-obatan, tabung oksigen, hingga ambulans. “Jika sewaktu-waktu ada pasien yang urgent, kami bisa segera membawanya ke rumah sakit,” ujarnya.

Sejak siang tadi, Istiqlal sudah didatangi ratusan umat Islam, yang akan mengikuti Aksi Bela Islam III. Mereka tampak berisitirahat di pelataran masjid.

Aksi Bela Islam Jilid III yang digelar di Monas besok diperkirakan akan dihadiri sekitar 200 ribu orang. Sebanyak 27 ribu polisi dan 5 ribu tentara akan mengawal acara yang disebut pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, sebagai Aksi Superdamai.

Rizieq menjelaskan ini merupakan acara keagamaan yang berisi doa dan zikir serta diakhiri dengan salat Jumat. Salat ini akan diimami ketua Majelis Ulama Indonesia, KH Ma’ruf Amin.

Hal inilah yang membedakan Aksi Bela Islam Jilid III ini dengan Aksi Bela Islam II yang digelar pada 4 November lalu, yang cenderung sarat orasi dan yel-yel.

 

 

 

( sumber: tempo.co )