Abu Fidel Castro Dikubur Dekat Pahlawan Kuba

Kendaraan militer Kuba yang membawa abu jenazah mendiang Fidel Castro menuju Santiaga melintasi Havana, Kuba, 30 November 2016. REUTERS

Liputansaku.com, Santiago de Cuba – Ratusan ribu rakyat Kuba melambaikan bendera-bendera kecil dan foto Fidel Castro berkumpul di Alun-alun Antonio Maceo, Santiago de Cuba untuk memberikan penghormatan terakhir bagi mantan presiden dan tokoh revolusi Fidel Castro. Abu Fidel dimakamkan dekat mausoleum pahlawan kemerdekaan Kuba, Jose Marti, Minggu, 4 November 2016.

“Fidel mengajarkan kita apa yang mungkin, ya kamu bisa dan ya kamu bisa,” kata Raul Castro, Presiden Kuba saat ini sekaligus adik Fidel dalam misa di Santiago de Cuba, Sabtu.

Acara itu merupakan puncak dari perjalanan empat hari, karavan yang membawa abu jenazah Fidel dari Havana ke Santiago de Cuba, yang terletak 870 kilometer sebelah tenggara Havana.

Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, Presiden Bolivia Evo Morales, dan Daniel Ortega, juga mantan Presiden Brasil Inacio Lula da Silva, dan Dilma Rousseff, juga mantan legenda sepakbola Diego Maradona.

Rakyat Kuba berjajar di jalanan menyaksikan abu Fidel dihantarkan ke Pemakaman Santa Ifigenia, di sebelah monumen Jose Marti dan beberapa blok dari plaza dimana Fidel mendeklarasikan kemenangan revolusinya pada 1 Januari 1959. Dua puluh satu tembakan salvo terdengar saat abu Fidel memasuki pemakaman.

Jose Marti adalah penyair dan tokoh perjuangan kemerdekaan Kuba, yang gagasan dan puisi-puisinya menjadi inspirasi kemerdekaan bagi Fidel dan seluruh rakyat Kuba.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tempo.co