30 Gerai Tutup, Seven Eleven Harus Kurangi Karyawan

Jakarta – Sebanyak 30 gerai Seven Eleven ditutup pada awal tahun 2017 ini. Akibatnya, Sevel harus mengurangi sejumlah karyawan yang bekerja di toko yang tutup.

“Ada pengurangan karyawan di 30 gerai yang tutup,” ujar Corporate Secretary PT Modern Putra Indonesia, Tina Novita, kepada detikFinance, Rabu (1/3/2017).

Meski begitu, dia tidak menyebutkan berapa jumlah karyawan yang terkena dampak penutupan ini. Menurutnya, setiap toko memiliki jumlah karyawan yang berbeda-beda, hal ini tergantung dari besar atau kecilnya toko yang dibuka.

“Tergantung besar kecilnya gerai, ada yang gerai besar, menengah, dan kecil jumlah kecil. Kalau toko yang kecil jumlah karyawan sekitar 5-7 orang, kalau yang besar sekitar 9-12 orang,” kata Tina.

Seperti diketahui, Sevel mengalami penurunan pendapatan salah satunya karena pelarangan minuman beralkohol di mini market yang terjadi sejak 2015 lalu. Selain itu faktor perlambatan ekonomi, daya saing yang tinggi, dan daya beli konsumer juga menjadi faktor lain.

Daripada perusahaan terus mengalami kerugian karena harus membayar biaya operasional karena listrik, dan sewa tempat akhirnya perusahaan melakukan evaluasi lokasi yang strategis. Beberapa toko yang harus tutup itu karena sewanya akan tutup tahun ini ditambah pertimbangan pendapatan yang tidak mencapai target.

Ada pula toko yang harus pindah lokasi karena sewanya tidak dapat diperpanjang akibat pemiliknya melakukan pengembangan di lokasi itu. Nantinya jika ada perbaikan situasi ekonomi, perusahaan akan mengavaluasi untuk melakukan ekspansi.

“Itu merupakan hal yang wajar, resiko bisnis seperti itu, nanti pada saat ekonomi membaik kita akan mengevaluasi untuk melakukan ekspansi,” ujar Tina.

sumber : detik.com