2 Bisnis di Pinggir Jalan yang Terbukti Cetak Omzet Jutaan

Siapa bilang usaha yang dijalankan di mal-mal atau tempat-tempat besar saja yang akan menghasilkan omzet yang besar? Faktanya, bisnis yang dilakukan di pinggir jalan juga bisa menghasilkan omzet yang besar.

Biaya modal yang tidak terlalu besar alias kecil juga menjadi hal yang menguntungkan bagi Anda yang ingin membuka usaha di pinggir jalan.

Selain untuk tambahan uang ke dapur dan jajan anak, bisa juga dijadikan sebagai modal untuk keperluan lain, misalnya naik haji. Sayangnya masih banyak orang yang enggan melakukan bisnis ini dengan alasan tertentu, padahal bisnis ini menjanjikan lho.

Lalu, apa sajakah jenis bisnis yang bisa dilakukan di pinggir jalan? Ini dia contohnya seperti dikutip dari Cermati.com:

1. Angkringan

Angkringan adalah jenis usaha yang dilakukan dengan berjualan makanan keliling dengan menggunakan gerobak dorong atau juga biasa dijajakan di setiap pinggir ruas jalan. Makanan yang dijajakan beraneka ragam mulai dari nasi kucing, sate usus, sate ayam, gorengan, dan lain sebagainya.

Tidak hanya makanan saja, namun angkringan juga menjual beberapa jenis minuman seperti teh, jeruk, kopi, dan lainnya. Harga yang ditawarkan di angkringan cukup terjangkau, dan aman bagi kantong kebanyakan orang terutama mahasiswa.

Namun demikian, angkringan tidak hanya ditujukan untuk kelas menengah ke bawah saja, bahkan orang kaya dan para pejabat juga tidak enggan untuk makan di angkringan. Biasanya suasana kekeluargaan akan terlihat jika Anda makan di angkringan.

2. Lesehan

Lesehan adalah salah satu budaya untuk memperjualbelikan/menjajakan makanan atau minuman sembari duduk d tikar atau di lantai. Cara membeli makanan di lesehan cukup mudah karena pengunjung bisa langsung melihat dan memilih makanan yang hendak dipesannya.

Makanan yang biasa dijual di lesehan ada beberapa macam, seperti pecel lele, ayam goreng, ayam bakar, ikan goreng, ikan bakar, tahu, tempe, nasi goreng, dan lain sebagainya.

Tips

Apa sajakah yang Anda perlukan agar usaha Anda berjalan dengan baik dan lancar? Berikut adalah tipsnya:

• Lokasi

Lagi-lagi lokasi adalah hal yang sangat perlu diperhatikan ketika ingin memulai suatu bisnis. Pilihlah lokasi yang dekat dengan keramaian dan dekat dengan tempat-tempat persinggahan serta lokasi yang mudah diakses/dijangkau karena hal ini akan mempengaruhi penjualan pada bisnis Anda.

Dengan memilih lokasi yang dekat keramaian, maka Anda tidak perlu lagi bersusah-susah dan berlama-lama untuk menunggu pengunjung pertama yang akan datang karena dengan sendirinya mereka akan datang untuk makan ke warung Anda.

• Harga

Jajakanlah jualan Anda dengan harga yang bersahabat. Harga yang aman di kantong akan menarik perhatian konsumen untuk mampir di warung Anda. Buatlah harga yang cocok juga bagi kantong mahasiswa karena mahasiswa adalah mangsa pasar yang besar untuk kelangsungan dan kesuksesan warung Anda.

• Produk

Sajikanlah produk dengan berbagai macam varian makanan, jangan hanya menjual satu atau dua menu saja, namun juga menjual banyak menu agar para konsumen tidak melulu hanya memakan makanan yang itu-itu saja.

• Promosi

Promosi merupakan hal yang penting. Karena dengan memberitahukan jenis usaha Anda kepada orang lain maka secara tidak langsung Anda juga menawarkan produk apa saja yang akan Anda jual di warung kepada orang lain.

• Cita Rasa

Kembali lagi, bahwa dalam memulai bisnis cita rasa suatu makanan yang hendak dijual tidak boleh ketinggalan/dilewatkan. Ada baiknya sebelum Anda memulai membuka warung pinggir jalan, terlebih dahulu Anda mencicipi kualitas dari masakan Anda. Apakah rasanya sudah pas atau masih kurang.

Jika Anda tidak terlalu pintar memasak, Anda juga bisa menyewa orang untuk memasakkan makanan yang enak bagi warung Anda. Rasa yang enak dan nikmat akan membuat konsumen merasa puas.

• Kenyamanan

Tidak perlu tempat yang mewah dan besar untuk membuka warung di pinggir jalan, namun yang terpenting tempat berjualan nyaman dan pastikan para konsumen merasa betah ketika singgah di warung Anda. Kebersihan tempat juga perlu diperhatikan.

Dengan terjaganya kebersihan tempat maka secara langsung juga akan membuat konsumen merasa betah. Fasilitas tambahan juga akan mempengaruhi kenyamanan para konsumen di warung Anda. Misalnya dengan memberikan fasilitas kipas angin, televisi ukuran kecil, dan lain sebagainya.

• Pelayanan yang Diberikan

Hal yang tidak kalah penting adalah pelayanan kepada para konsumen/pengunjung yang datang. Konsumen akan merasa sangat puas jika Anda melayaninya dengan baik dan dengan senyuman yang ikhlas sewaktu Ia datang. Hargai dan perlakukan konsumen seperti raja.

Selain itu, dalam pelayanan yang perlu diperhatikan adalah mempermudah sistem pembayaran seperti sistem pembayaran yang simpel.

(sumber:Liputan6)